Selasa, 30 September 2014

andai aku jadi menteri koprasi



ANDAI AKU MENJADI MENTERI KOPRASI
Berandai-andai menjadi salah satu menteri merupakan hal yang terlalu jauh dari cita-cita saya, walau sebenarnya itu bukan hal yang mustahil, karena memang tidak ada yang mustahil di dunia ini. Maka disini saya akan berandai-andai jika menjadi seorang menteri koperasi yaitu seorang yang bertugas sebagai pembantu presiden dalam bidang koperasi.
Bertugas sebagai menteri koperasi merupakan sebuah kebanggan tersendiri dalam hidup seseorang, tapi dilain sisi sebagai seorang menteri memiliki tanggung jawab yang besar, seorang menteri juga harus memiliki jiwa kepemimpinan .Menteri juga mempunyai tugas dan wewenang yang harus dipenuhi dalam menjalankan amanah tersebut. Ditambah lagi dengan masalah yang tengah dihadapi Koperasi saat ini. Merujuk pada judul artikel ini, “Andai Aku Jadi Menteri Koperasi”. Tentunya pertanyaan pertama yang terlontar adalah “Apa yang bisa Anda lakukan jika menjadi Menteri Koperasi?” Jawaban yang tepat dan paling simple adalah membuat Koperasi lebih baik lagi dari sebelumnya. Namun sebelum kita membahas ini lebih jauh lagi, ada baiknya jika kita mengenal Koperasi terlebih dahulu. Seperti yang kalia ketahui, Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Dari pengertian tersebut kita dapat mengetahui apa yang menjadi tujuan utama koperasi. Koperasi didirikan dengan tujuan untuk menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung dengan koperasi.
Badan usaha yang pertama kali dipelopori oleh Drs. Moehammad Hatta ini, tumbuh atau berasal dari kalangan rakyat. Hal ini disebabkan oleh penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak. Dengan berjalannya waktu sampailah pada tahun 1908, dimana Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Sutomo  memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Kemudian pada tahun 1927 dibentuklah Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusaha-pengusaha pribumi dan pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi. Namun, pada tahun 1933 keluar UU yang serupa dengan UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Pada tahun 1942 saat Jepang menduduki Indonesia, Jepang mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi ini berjalan mulus. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat Jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat Indonesia. Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Kemudian hari tersebut ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.
Sedikit sejarah mengenai koperasi di Indonesia. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya tujuan koperasi adalah untuk menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibandingkan sebelum bergabung dengan koperasi. Dari pernyataan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa koperasi tidak hanya memperdulikan pendiri atau pemilik dan keuntungan semata, namun lebih kepada mensejahterakan masyarakat luas termasuk para anggotanya.
Untuk mencapai tujuan koperasi tersebut, tentunya koperasi membutuhkan seorang Menteri koperasi yang baik, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan segala ucapannya. Sesuai dengan judul artikel ini, saya akan berandai-andai menjadi seorang menteri. Agar menjadi seorang Menteri yang sesuai dengan harapan, ada beberapa hal yang dapat saya lakukan untuk mengubah koperasi menjadi lebih baik lagi. Mungkin pertama kali yang akan saya lakukan adalah mengembalikan citra dan image koperasi seperti dulu lagi. Seperti yang kita ketahui, koperasi sempat terserempet masalah dengan para anggotanya dan kehilangan kepercayaan dari para anggotanya. Mengembalikkan kepercayaan seseorang memang tidak mudah. Namun hal ini adalah salah satu kunci untuk mengembalikkan koperasi berjaya seperti dulu lagi.
Kembali pada masalah yang dihadapi koperasi saat ini yaitu kepengurusan koperasi. Setelah berhasil mengembalikkan kepercayaan para anggota, kita harus menyusun siasat yang kedua yaitu memperbaiki kepengurusan koperasi. Koperasi memiliki beberapa bahkan sebagian besar pengurus yang telah lanjut usia. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kapasitas kerja yang nantinya akan berpengaruh terhadap perkembangan dan integritas koperasi itu sendiri. Tindakan yang sebaiknya dilakukan untuk merefresh kepengurusan koperasi adalah dengan merekrut kaum-kaum muda yang memiliki integritas dan pemikiran yang luas sehingga dapat meningkatkan kinerja dan integritas koperasi. Cara berikutnya yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah cara pandang mereka untuk mendirikan dan memajukan koperasi dengan berasaskan kebersamaan dan gotong royong.
Masalah lain dalam kepengurusan koperasi adalah pengurus yang memiliki rangkap jabatan. Selain menjadi pengurus koperasi mereka juga merupakan tokoh dalam masyarakat. Hal ini harus sangat-sangat diperhatikan. Jika seorang pengurus koperasi memiliki rangkap jabatan, maka pemikiran mereka terpecah menjadi dua. Hal itu juga dapat menyebabkan perhatian mereka terhadap pengelolaan koperasi berkurang sehingga dapat terbengkalai dan tidak terurus. Tindakan yang harus dilakukan adalah dengan memberikan kelonggaran kepada mereka untuk memilih pekerjaan mana yang akan tetap mereka jalani agar pekerjaan yang nantinya akan kita jalani dapat berjalan dengan baik dan mendapat perhatian penuh.
Saingan dari pihak luar yang kini semakin banyak, dapat membuat mitra koperasi redup dan kurang diminati lagi oleh masyarakat. Disinilah hal yang perlu diperhatikan supaya mitra koperasi lebih terkenal dan diminati ileh masyarakat. Promosi dan sosialisasi yang cukup dapat membantu memulihkan mitra koperasi. Kita dapat melakukan promosi melalui media massa baik pamflet maupun media online. Jika dirasa kurang, kita dapat terjun ke langsung ke lapangan agar hasil yang didapatkan lebih maksimal. Produk yang dihasilkan oleh koperasi juga perlu disosialisasikan, supaya tidak kalah terkenal dengan produk luar negeri. Produk dalam negeri yang kini mulai redup oleh produk-produk impor harus sangat diperhatikan. Untuk produk-produk koperasi yang harus dilakukan adalah dengan cara menekan biaya produksi supaya mendapatkan harga yang lebih murah, namun harus memperhatikan kualitas supaya tidak kalah dengan produk lain terutama produk impor yang kini semakin merajalela. Konsumen Indonesia tentunya lebih ahli memilih barang yang murah namun berkualitas. Oleh sebab itu, kita harus benar-benar bertindak dan berpikir keras untuk menghasilkan produk yang sangat diminati oleh masyarakat luas sehingga dapat meningkatkan laba atau keuntungan koperasi yang dapat digunakan untuk memperluas wilayah kekuasaan sehingga koperasi bisa lebih maju dari sebelumnya dan berkembang sesuai harapan.
Hal selanjutnya yang cukup penting dalam membuat koperasi lebih maju adalah dengan mengubah konsep koperasi yang terdahulu dengan konsep koperasi yang baru. Bisa dilihat saat ini, fungsi koperasi tidak berjalan dengan baik. Hal itu disebabkan karena sampai saat ini koperasi masih menggunakan konsep terdahulu. Dengan berkembangnya zaman, tentunya pemikiran masyarakat juga lebih modern dan maju. Sehingga kita juga harus mengubah konsep koperasi yang jadul menjadi konsep koperasi yang lebih modern. Konsep yang kita dapat gunakan adalah dengan mengubah koperasi menjadi usaha retail atau waralaba. Seperti yang kita ketahui, saat ini dimana-mana sangat mudah ditemukan minimarket seperti Alfamart, Indomart, Lawson, atau Sevel. Usaha seperti itu sedang sangat trend dikalangan masyarakat saat ini. Hal ini tentunya dapat kita jadikan patokan supaya koperasi dan produknya bisa lebih dikenal oleh masyarakat. Seperti kata pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”. Jika kita belum mengenal koperasi dan produknya bagaimana bisa kita bergabung menjadi anggota dan membeli produk-produk yang dijual oleh koperasi. Tetapi jika kita telah mengenal koperasi lebih jauh lagi, tentunya sangat mudah untuk kita mengetahui apa yang menjadi tujuan dari koperasi seperti yang sudah saya katakan sebelumnya.
Kondisi koperasi saat ini memang sangat memprihatinkan. Jika kita tidak bertindak cepat dan tegas, bisa-bisa koperasi hanya tinggal nama saja. Bila ditelurusi lebih jauh lagi, masalah utama dalam koperasi saat ini memang terletak pada konsep yang sudah usang seperti yang sudah saya katakan. Konsep seperti itu sepertinya sudah tidak bisa dijalankan lagi untuk sistem perekonomian saat ini dimana perkembangan teknologi sudah berkembang pesat. Perlu adanya revisi ulang dari Pemerintah supaya konsep yang dimiliki koperasi saat ini fresh dan tidak ketinggalan zaman. Dengan konsep yang lebih fresh tentunya akan membuat kinerja koperasi lebih baik dan berkembang.
Selain peran Pemerintah yang sangat diperlukan, kita pun harus melakukan sesuatu yang dapat mengembalikkan koperasi seperti dahulu dan tentunya seperti yang kita harapkan. Entah bagaimana caranya, namun diharapkan kita sebagai kaum muda harus memberikan input dan ide-ide yang cemerlang dalam membantu menghidupkan koperasi lagi.
Saya pribadi berharap koperasi dapat lebih baik lagi dari sebelumnya dan saat ini. Lebih baik dalam arti kata, kinerja dan integritas koperasi. Lebih baik lagi dalam arti kata bisa menghidupkan, memajukan, dan menjalankan tujuan-tujuan yang telah dibuat di awal, dapat bersaing dengan badan usaha lainnya yang kini telah hampir meredupkan nama koperasi, serta dapat terus berkembang tidak seperti sekarang ini yang hanya berdiam di tempat atau bahkan berjalan mundur.
Harapan selanjutnya adalah agar produk-produk yang dihasilkan koperasi juga dapat diminati masyarakat luas sehingga bisa meningkatkan keuntungan untuk koperasi. Selain untuk meningkatkan keuntungan koperasi, produk-produk yang diminati masyarakat dapat mendongkrak pendapatan dalam negeri, juga dapat mengurangi rasa ketertarikan konsumen terhadap produk-produk impor yang tentunya dapat mematikan produk-produk dalam negeri yang berakibat mematikan mata pencaharian produsen-produsen dalam negeri. Dan yang terpenting adalah semoga koperasi dapat menumbuhkan citra atau imagenya lagi seperti dulu sehingga semua harapan yag diinginkan dapat tercapai tanpa ada halangan yang mungkin dapat menghancurkan semuanya.




Kamis, 27 Maret 2014

percakapan



Ade : Hello Bil, how are you?
Bil : Hello Ade, I am fine thanks and you?
Ade : Me too. By the way, yesterday I saw you at great fest techno at JEC. What are you doing in there?
Bil : Oh. I just saw the new gadgets expected to be popular in 2013 later.
Ade : What’s that?
Bil : For example gadgets like tablet with android will increasingly popular in the next         year.
Ade : What makes you thinking like that?
Bil: Because the end of the year is popular. So, is not impossible that the tablet with android will be more popular in the next year.
Ade: Hmm, You are true. Yesterday, I also saw a lot of consumer bought the tablet than others gadget. So, do you think android will be the giant operating system in world than the others operating system?
Bil : Oh, I have not been able to predict that. Because there will be many great rivals later.
Ade : Like iOS and windows phone?
Bil : Yes, I think so. Oh, are you using android in your phone?
Ade : Yes, since 2011. Android is released starting in 2008.
Bil : What the type of android you are using?
Ade : Android Honeycomb.
Bil : Anyway, do you know the latest type from android?
Ade : The newest type is Jelly bean. But, next android will release new type.
Bil: Do you know what is it?
Ade : Key Lime pea. I think.
Bil : Wow, seems android will dominate the operating system in gadget.
Ade: I agree with that. By the way, what’s your operating system in your phone?
Bil : I still using Symbian in my Nokia.
Ade : You still faithful with this OS. By the way, What time is it?
Bil : 2 pm. Do you have schedule now?
Ade : Yes, I must go now. I will late if I not go now. See you
Bil : See you too.

Rabu, 19 Maret 2014

PERCAKAPAN ANTAR 2 ORANG



 PERCAKAPAN ANTAR 2 ORANG 

Rudi : Hello Faisal, how are you?
Faisal : Hello Rud, I am fine thanks and you?
Rudi : Me too. By the way, yesterday I saw you at great fest techno at JEC. What are you doing in there?
Faisal : Oh. I just saw the new gadgets expected to be popular in 2013 later.
Rudi : What’s that?
Faisal : For example gadgets like tablet with android will increasingly popular in the next         year.
Rudi : What makes you thinking like that?
Faisal : Because the end of the year is popular. So, is not impossible that the tablet with android will be more popular in the next year.
Rudi : Hmm, You are true. Yesterday, I also saw a lot of consumer bought the tablet than others gadget. So, do you think android will be the giant operating system in world than the others operating system?
Faisal : Oh, I have not been able to predict that. Because there will be many great rivals later.
Rudi : Like iOS and windows phone?
Faisal : Yes, I think so. Oh, are you using android in your phone?
Rudi : Yes, since 2011. Android is released starting in 2008.
Faisal : What the type of android you are using?
Rudi : Android Honeycomb.
Faisal : Anyway, do you know the latest type from android?
Rudi : The newest type is Jelly bean. But, next android will release new type.
Faisal : Do you know what is it?
Rudi : Key Lime pea. I think.
Faisal : Wow, seems android will dominate the operating system in gadget.
Rudi : I agree with that. By the way, what’s your operating system in your phone?
Faisal : I still using Symbian in my Nokia.
Rudi : You still faithful with this OS. By the way, What time is it?
Faisal : 2 pm. Do you have schedule now?
Rudi : Yes, I must go now. I will late if I not go now. See you
Faisal : See you too.

Rabu, 12 Maret 2014

MIMPI NEGERI TANPA KORUPSI



Inspiring Young Leaders Compass # 24
Fadjroel Rahman - anti-corruption activists , independent candidate for President in 2009

On Oct. 28 , just 81 years Youth Pledge , student leaders Bandung Institute of Technology , 1978 , M Fadjroel Rachman , who once languished in Sukamiskin LP , West Java , by the New Order regime , declaring himself back into an independent presidential candidate in 2014. SUHARTON
This is the second declaration Fadjroel as a presidential candidate (candidates ) after the first declaration in February 2009 . At that time his candidacy foundered after the Constitutional Court rejected the test material to the individual or independent candidate .
Now , supported the national movement of independent , Fadjroel forward again as a candidate . He admitted to not want to find himself a presidential candidate gains RI , but want to restore the constitutional rights of other citizens to run for presidency .
In fact , who also actively participated Fadjroel anti-corruption movement has hope , that if an independent candidate could win the judicial review , not only democracy groups that could enter " captured state " , but also acting to eradicate corruption and guarding against the mafia in the universe .
Optimism ahead again and " penetrate " the Court began its success when he and his friends " won " the test material in the Court , July 23, 2007 , the independent candidate for the election of regional heads .
To smooth the nomination , Fadjroel not only take care of the test material to the Court , but also revise the Political Parties Act in order to implement the conventions of political parties and candidates determination also amend the 1945 Constitution .
According Fadjroel , " victory of democracy " was just one step away . How thinking , what kind of dreams over a country without corruption as well as efforts to " fight " the antidemocratic . Related to that , Compass interviewed , some time ago . This is part of the interview .
A hearing with Commission III raises "noise " . How do you see the meeting and picking learning for democracy ?
The democratic process is important , in my opinion , is dialogue , there are argumentative and rational equality . Whatever the case may be discussed in understanding it . We avoid monologues for 32 years living in the era of the New Order .
We came with one mind , Commission III could explain why they can make a conclusion with urgent Attorney RI prosecutor to handle the case of two KPK leaders off. While Team Eight , which established the President , made ​​a recommendation that the facts and legal processes owned by the police is not enough for the continuation of the legal process KPK leaders .
The question , Commission III against Team Eight recommendations . We actually invoke a communicative dialogue so that there is a rational and objective reasons .
The point ?
It seems they still feel as state officials and the public is not a politician in charge . When we were asked many times , the answer is floating and as if our arrival time sacrifice .
Peak , while the UI professor Tamrin Tomagola be upset . Why is it obvious question not answered by the rational objective , but instead swirl and a rather loud voice . My conclusion , they are not ready for dialogue . In fact , it is the heart of democracy building rational and objective dialogue .
I wonder what is the cause ? Is a gap of intellectuals and politicians ?
In my opinion , political parties are supposed to first select the members who fought in the election . However , it is not a political party choose the best candidate , but handed over to the community so that the result of selection like this . In fact , people do not have strong democratic education when choosing .


Why is that ?
I guess because of political education in Indonesia or democracy , as I said , the new " one degree above zero " . That is , as if democracy is to exist after we are free from the clutches of the New Order , which is to establish political parties and hold elections .
However , there is no strong teachings against their rights , namely civil rights , how people recognize that if the mind is a voice of freedom and what it voiced the basic interests .
So , who fought for democracy only procedural . However , the core of democracy , namely the defense of civil rights , political rights , economic rights , social rights , and cultural rights , it does not happen . As a result , they choose people and not the people or the representatives of the people who want to defend the basic rights of the fifth course .
In the 11 years of reform , democracy education or basic rights education was relatively new . While our democracy hijacked individuals antidemocratic . Those people who are entrenched during the totalitarian regime of the New Order . This is what " imprison " the faction in the House . In fact , should the democratic actors who have to fill five arena , the arena of politics , economics , business community , civil society , bureaucracy , and legal arenas . Democracy can only work if the five regions filled by democratic actors .
Why do not we run a substantial democracy ?
Like a school , we are still first class . In fact , yesterday when we had the chance and reform the golden opportunity to run a basic right . Momentum when it is the time to encourage reform of the basic rights when establishing the Corruption Eradication Commission ( KPK ) . Unfortunately , time is limited to cases after 1999. Similarly, the Truth and Reconciliation Commission ( TRC ) which is not so continued its formation and restructuring of foreign debt that must be executed . As a result , the momentum was lost and corruption still could not be removed until today .
So , corruption is not likely disappear ?
There are days where we had dreamed that corruption exists only in the national museum and there consists of diorama diorama . We also dreamed Indonesia free of poverty so that our grandchildren can see the diorama brought poverty , violation of human rights, labor , and others .
When our grandchildren ask , how corrupt it , I dream it , let's take it to the national museum . For example , a museum about BLBI , Bank Indonesia Liquidity Credit ( KLBI ) . There was described the people , then there is a diorama of how their corruption . It could be , there is a diorama of corruption in the PT Masaro Radiokom , Bank Indonesia graft dioramas , and other dioramas into our nation's past .
Can not be a new momentum to restore everything back ?
I think that the momentum it had happened in 2014 , when the national regeneration occurs , when all political institutions and five arenas will be filled with a new generation , the generation of non - New Order and non - Soeharto . I sure can , based on the shift of the current political regeneration .
 
Tuesday, November 24, 2009



Komentar
                My comment about the purpose of democracy is supposed to give priority to civil rights, political rights, economic rights, social rights and cultural rights in advance of democracy compared to the profit interests of individuals or procedural.
Referensi
http://yudhitc.wordpress.com/2009/11/25/mimpi-negeri-tanpa-korupsi/#more-1333